Jumat, 01 Oktober 2010

Deltras Kembali Siapkan 'Mimpi Buruk'



SIDOARJO - Deltras Sidoarjo menatap pertarungan kedua Indonesia Super League (ISL) dengan dada membusung. Kemenangan dramatis atas Sriwijaya FC (SFC) 3-1 membuat The Lobster memasuki lapangan dengan penuh keyakinan.

Deltras pun bertekad bakal kembali menghadirkan mimpi buruk bagi calon lawan yang mampir ke Gelora Delta Sidoarjo. Kali ini seteru yang bakal dijamu adalah Persib Bandung yang sebelumnya menahan imbang Persela Lamongan 1-1.

Satu hal terpenting bagi tim polesan Mustaqim-Nus Yadera, tumbuhnya rasa percaya diri pemain bahwa mereka bisa mengalahkan tim kuat sekalipun. Harus diakui itu modal utama Deltras, karena jika berhitung skill individu pemain jelas tak sebanding.

Dari sisi kualitas tim, Deltras tetap masih di bawah Persib. Terlalu sulit untuk menyejajarkan Christiano Lopez dengan Christian Gonzales. Atau mungkin bek Deltras Mujib Ridwan dengan pemain setaraf Nova Arianto atau Maman Abdurrahman milik Persib.

“Pemain sekarang paham bahwa materi pemain bukan mutlak penentu hasil pertandingan. Banyak aspek yang menentukan, termasuk konsentrasi atau bahkan keberuntungan. Tapi bagi saya kemenangan tetap harus diperoleh dengan kerja keras,” papar pelatih Deltras Mustaqim kemarin.

Kerja keras yang dimaksud adalah kemauan untuk menghadirkan kemenangan bagi Delta Mania, supporter Deltras. Dari beberapa aspek, Deltras boleh dikata tengah dalam posisi menguntungkan, kecuali faktor stamina yang terkuras di laga pertama.

Mustaqim mengakui dirinya terus memantau grafik kebugaran pemainnya. Mereka hanya mempunyai dua hari untuk istirahat setelah pertandingan super berat. Kondisi fisik ini tak menutup kemungkinan bakal menyuguhkan perubahan di sejumlah posisi.

“Saya belum menentukan siapa yang perlu diganti. Kita lihat perkembangan hingga sebelum pertandingan. Tapi memang proses pemulihan stamina belum bisa 100% setelah pemain bekerja keras mengalahkan Sriwijaya FC. Semoga semangat pemain bisa menutupi kekurangan dari sisi fisik,” tambah Mustaqim.

Perubahan mungkin terjadi di pertahanan, setelah Dodo Anang terlampau sering melakukan kecerobohan. Jika Dodo harus diganti, maka paling mungkin adalah Widhi Susanto. Pola 3-5-2 tetap menjadi menu Deltras, dengan tertumpu pada Danilo Fernando sebagai playmaker. Duo Brazil, Christiano Lopez dan Marcio Souza, juga hampir dipastikan tetap bercokol paling depan.

Soal calon lawan, Mustaqim tak terlalu mengulas terlalu jauh. Ia hanya mengatakan Persib adalah tim yang punya tradisi bagus dan salah satu tim terbaik di Indonesia. “Lihat saja materi pemainnya. Mereka selalu ingin menjadi tim terbaik. Saya yakin pemain harus mengeluarkan semua kemampuannya untuk bisa mengalahkan Persib,” kata Mustaqim.

Di kubu seberang, pelatih pelatih Persib Jovo Cuckovic mengungkapkan, Persib tengah dalam kewaspadaan tinggi menghadapi Deltras. Apalagi kalau bukan soal penampilan Deltras yang tengah diliputi kegairahan menaklukkan lawan.

Memang, Maung Bandung sukses menahan laju Persela Lamongan 1-1. Tapi bukan berarti itu akan mudah terulang di Gelora Delta. Pelatih sepuh yang menggantikan Darko Janackovic ini melihat motivasi sebagai sisi paling menarik di kubu Deltras.

Semangat tak pernah menyerah sudah ditunjukkan dan benar-benar berbuah sukses besar dengan menekuk Sriwijaya FC 3-1. “Sebelumnya tak ada yang menyangka Deltras bisa menang atas Sriwijaya FC. Tapi itu benar-benar terjadi dan menjadi peringatan bagi kami,” ungkapnya.

Jovo berharap pemainnya tidak lengah sedikit pun di lapangan, terutama lini belakang yang sempat kecolongan di Lamongan. Pihaknya sudah mengevaluasi kesalahan di laga sebelumnya dan siap memperbaiki kualitas maupun hasil di Sidoarjo.

“Target tidak berubah, yakni mendapat tiga poin. Kami tetap yakin bisa melakukannya walaupun lawan sudah memberikan peringatan dengan penampilan bagus. Kondisi pemain sangat bagus, baik fisik maupun mental,” pungkas Jovo.

Persib lebih beruntung dari sisi stamina karena mempunyai waktu istirahat selama tiga hari sebelum menantang Deltras. Selain itu, sejak sebelum pertandingan kontra Persela, Persib sudah stay di Sun Hotel Sidoarjo sehingga lebih akrab dengan atmosfir Kota Udang tersebut.




sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar